Langsung ke konten utama

Postingan

Hidup Penuh Derita. Benarkah ???

“Penuh derita dalam hidup ini ,,,,, :’(.” Demikianlah sebuah status yang pernah muncul dari salah satu teman di facebook. Kontan status ini mengundang komentar dari beberapa temannya, termasuk saya. Ada yang mendukung, ada juga yang menyanggah pernyataan tersebut. Saya termasuk orang yang menyanggah, dengan kata lain saya adalah di pihak yang kontra terhadap status tersebut. Life is beautiful Dalam pandangan saya kemalangan atau kebahagiaan sangat ditentukan oleh persepsi kita sendiri. Kejadian yang sama, akan berdampak berbeda pada orang yang berbeda, tergantung dari sudut mana dia melihatnya. Sebuah contoh: Apa yang anda rasakan jika pada hari raya idul fitri, tiba-tiba anda harus dirawat di rumah sakit? Mungkin sebagian orang akan memilih reaksi marah, kesal, atau bahkan menyalahkan takdir. Karena persepsinya mengatakan, di hari fitri harusnya semua orang berkumpul dengan keluarga. Maka tidak adil jika tiba-tiba harus berbaring di rumah sakit, terpisah dari keramaian dan ke...

Keutamaan Membaca Al-Quran

Al-Quran adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril AS, yang dijadikan sumber aturan hidup bagi seorang muslim. Al-Quran diriwayatkan secara mutawatir , artinya diriwayatkan oleh beberapa orang yang tidak mungkin terjadi kebohongan bersama. Dengan demikian mustahil Quran dipalsukan. Al-Quran menjadi sumber pedoman hidup, dan menjadi sumber hukum yang utama bagi setiap orang yang mengaku muslim. Oleh karena itu, membaca Al-Quran menjadi pintu gerbang bagi seorang muslim untuk dapat mengetahui dan memahami kandungan Al-Quran tersebut. Membaca Al-Quran merupakan kewajiban mendasar dan memiliki nilai ibadah. Allah memerintahkan setiap mukmin untuk senantiasa membacanya: “ bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran)…..” (QS. Al-Ankabut (29): 45) Karena membaca Al-Quran adalah ibadah, maka Allah SWT memberikan pahala bagi siapa saja yang mau membacanya. Pahala ini tidak hanya bagi yang membacanya secara f...

Dr. Anis Malik Thoha: Pendidikan Sekular Terbukti Bangkrut

 Tidak banyak cendekiawan Muslim yang menguasai khasanah Islam dan Barat sekaligus. Salah satunya adalah Dr. Anis Malik Thoha. Pria kelahiran Demak 31 Desember 1964, ini terkenal kritis bila berbicara tentang peradaban Barat, namun tetap menggunakan argumentasi ilmiah yang kokoh. Maka tidak mengherankan disertasinya berjudul: “Al-Taaddudiyyah al-Diniyyah: Ru’yah Islamiyyah” (Pluralisme Agama, Pandangan Islam) diganjar Gold Medal dari International Islamic University Islamabad (2005) dan Isma’il Al-Faruqi Publications Award dari International Islamic University Malaysia (2006). Karyanya yang diindonesiakan menjadi “Tren Pluralisme” ini juga meraih Best Non-Fiction Award dari Islamic Book Fair 2007. Saat ini Khatib ‘Aam Syuriah NU cabang Malaysia ini masih tercatat sebagai Assistant Profesor di Department Ushuluddin and Comparative Religion, International Islamic University Malaysia (IIUM). *** Menurut Anda apa permasalahan utama perguruan tinggi di tanah air saat ini...

Steve Jobs, Manusia Bervisi Masa Depan

Steve Jobs, pemilik nama Steven Paul Jobs adalah tokoh yang sangat fenomenal di dunia IT. Jobs adalah pendiri sekaligus Chairman dan CEO Apple Inc. CEO Pixar (perusahaan studio film-film animasi), juga mantan pendiri dan CEO NeXT Inc. Bahkan dia menjadi Produser Eksekutif film Toy Story 1995. Pria yang selalu tampil dengan kepala berambut tipis ini telah mengubah dunia dengan karya-karyanya ( lihat: e-Lifestyle, Metrotv) . Eko Budi Harsono, seorang penggemar berat produk-produk Apple sekaligus CEO salah satu perusahaan IT dan Trainer Mikrotik mengatakan, karya-karya Jobs memberikan kemudahan-kemudahan tersendiri bagi pemakainya. Produk-produk Apple tetap bisa power full, sekalipun penggunanya adalah seorang tunanetra. Salah satu pengguna tunanetra adalah Stevie Wonder. Dengan produk Apple dia bisa membaca pesan sekaligus membalasnya, TANPA BANTUAN AJUDANNYA .  Valent Riyadi, seorang pakar IT mengatakan: meninggalnya Steve Jobs adalah pukulan berat bagi dunia IT. Karena Jobs...

Justin Bieber or Just in Islam Forever

Saya berharap mata orang-orang TERBELALAK membaca judul ini. Sekedar ingin menarik perhatian pembaca saja, sukur-sukur dia terus mbaca tulisan ini. Tapi serius sebenernya, bahwa (nama) Justin Bieber masuk dalam lirik Nasyid, bukan JB banting setir pindah ke nasyid. Nasyid ini KERRRRENNN sekali, menurut saya. Nasyid berjudul "Justin Bieber or Just In Islam Forever" ini dihadirkan dengan warna dan beat lain dari nasyid-nasyid umumnya. Dilantunkan oleh para remaja yang tergabung dalam D'Masjid, Spazi, dan SDIT Beatbox . Liriknya berbicara tentang keprihatinan para pelantunnya terhadap generasi seusianya. Mereka merasa prihatin dengan gaya hidup remaja yang sangat mengutamakan penampilan fisik ketimbang penampilan otak dan hati. Keprihatinan terhadap remaja yang buta dengan idolanya, tidak peduli benar-salah, yang penting bisa bergaya seperti idolanya. Simak liriknya dan lagunya berikut ini: (Download nasyidnya DISINI )

Rufaidah Rafi'atul 'Izzah, Bukan Sekedar Nama

Nama menjadi identitas seseorang. Dengan nama itulah seorang manusia akan dikenal dan dipanggil. Baik buruknya panggilan kita adalah bergantung pada, salah satunya, nama kita. Seorang yang bernama Zani (bhs. Arab) akan selalu dipanggil sebagai pezina, sekalipun dia tidak pernah berzina. Pertanyaannya adalah relakah kita apabila anak kita dipanggil dengan panggilan-panggilan yang jelek gara-gara kita salah memberikan nama? Dengan demikian, saya pikir, keliru kalimat pendek dari Shakespear yang sering ditirukan banyak orang, “apalah arti sebuah nama.”  Saya pikir inilah satu bukti bahwa masyarakat kita mengalami gegar budaya. Asalkan berasal dari Barat, mau positif mau negatif, langsung mereka terima tanpa penolakan sedikitpun.

Memotong Hewan Aqiqah

Secara bahasa Aqiqah berasal dari Al-Aqqu yang berarti memotong. Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah nya memberikan definisi sebagai berikut: العقيقة هي الذبيحة التي تذبح عن المولود (aqiqah adalah hewan sembelihan yang disembelih berkaitan dengan kelahiran). Aqiqah dalam berarti hewan sembelihan (domba) bagi anak yang baru lahir, sebagai ekspresi syukur orang tua kepada Allah swt. Hukum melaksanakan aqiqah adalah sunnah muakkadah. Sunnah muakkadah berarti sunnah yang sangat dianjurkan setelah perkara-perkara wajib. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi SAW : كل مولود رهينة بعقيقته تذبح عنه يوم سابعه ويحلق ويسمى "Anak tergadai dengan aqiqahnya. Disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya), digunduli, dan diberi nama". (HR Ashhabu Assunan, dari Samrah). Kemudian diriwayatkan dari Salman ibn ‘Amir, Rasulullah saw bersabda: مع الغلام عقيقته ، فأهريقوا علهى دما ، وأميطوا عنه الاذى “bersama anak ada aqiqahnya, maka tumpahkanlah darah (sembelihkan hewan aqiqah) baginya, dan...