Langsung ke konten utama

Kembali Nge-Blog

Setelah sekian puluh purnama berlalu, kini kepikiran untuk mulai menulis kembali.

Bismillah. Semoga bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Kasus Vina Cirebon Dari Sudut Pandang Pendidikan Keluarga Muslim

Di awal munculnya kasus Vina Cirebon, saya tidak begitu tertarik untuk mengikuti beritanya. Rasanya berita pembunuhan itu hanya menambah galau dan membebani pikiran saja, saking seringnya muncul dan saya tidak bisa berbuat apapun untuk mencegahnya. Terlebih sebagai seorang pendidik, berita seperti itu menambah sedih betapa tidak berdampaknya pendidikan nasional, yang saya saat ini masuk sebagai pelakunya. Sampai akhirnya beberapa santri mengajak diskusi tentang film Vina, khususnya tentang tema kerasukan arwah orang yang sudah meninggal, barulah setelah itu saya mau membaca kronologis kasusnya dari sebuah laman berita 1) karena untuk diskusi tersebut saya harus memiliki pengetahuan walau secara umum. Dari sana terpikir untuk menulis catatan berkaitan dengan kasus ini dari sudut pandang sebagai pendidik dan sebagai orang tua. Maka pada artikel singkat ini saya hanya menyoroti aspek tanggung  jawab orang tua dalam mendidik anaknya. Pertama: Tanggung Pendidikan Anak Dalam Syariat Isl...

Membersihkan Kaki Sapi

Iedul Qurban 1431 H ini saya mendapatkan 1 kaki sapi. Sudah kebayang, dengan kaki sapi ini saya mau membuat mie kocok atau sup kaki sapi, makanan yang saya sukai. Tiba di rumah, masalah muncul, gimana caranya ngebersihin kaki sapi? Sempat nanya ke tetangga (Umi Imas), dan jawabannya sungguh gampang, katanya: "masukin aja ke air panas, trus gosok sampai bulunya lepas. Kalo dah lengket masukin ke air panas lagi, gosok lagi." Tidak yakin dengan tips tersebut, saya coba searching dan dapat tips yang lebih lengkap, dari http://oilin.multiply.com. Ini dia tipsnya: Siapkan wadah/panci untuk merebus kaki sapi. Isi dengan air hingga setengahnya. Larutkan satu sendok makan kapur sirih, lalu didihkan. Setelah mendidih, masukkan/celupkan kaki sapi yang mau dibersihkan ke dalam air itu kira-kira satu menit, kemudian angkat. Kemudian keriklah bulu-bulu tesebut menggunakan pisau. Lepaskan kuku pada kaki sapi dengan mencongkelnya, bisa menggunakan tangan, atau obeng. Bulu-bulu ...

Keutamaan Bulan Dzulqa’dah dan Amal yang Harus Dilakukan

Sudah sebulan berlalu, kita meninggalkan bulan Ramadhan yang penuh kenangan indah dengan banyak ketaatan, kemudian memasuki bulan Dzulqa'dah, bulan yang menjadi pembuka rangkaian tiga bulan haram (bulan suci) yang diagungkan dalam Islam. Bahkan bulan haram ini dimuliakan oleh bangsa Arab sebelum mereka mendapat dakwah Islam. Dikatakan bahwa bangsa Arab bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam kepada orang yang membunuh ayahnya di bulan Haram.  Rangkaian ketiga bulan suci itu adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Ketiganya laksana rangkaian bulan pendidikan bagi kaum muslimin. Jika Ramadhan bagaikan pesantren kilat sebulan yang penuh dengan amalan dan pelajaran berharga, maka tiga bulan haram ke depan ibarat madrasah intensif untuk menguatkan kembali atau “murajaah” ketaatan yang pernah diraih selama Ramadhan. Dzulqa’dah adalah bulan suci Allah berkuasa menciptakan masa dan berkuasa pula memberikan kelebihan pada waktu-waktu tertentu. Sebagaimana Allah berkuasa menjadik...